Kalanganyar – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lebak menggelar Silaturahim dan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) II di Gedung PCNU Lebak, Minggu (15/2/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Jam’iyah Kuat, Jama’ah Terawat, Lebak Bermartabat” ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mengevaluasi program kerja, serta merumuskan arah perjuangan Nahdlatul Ulama ke depan.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Lebak, KH. Asep Saefullah, menegaskan bahwa Mukercab merupakan forum penting untuk mempererat silaturahim antar pengurus dan warga Nahdliyyin, sekaligus memperkuat komitmen dalam berkhidmat.
“Mukercab ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi ruang untuk membangun silaturahim tanpa batas antar Nahdliyyin. Dengan silaturahim yang kuat, jam’iyah akan kokoh dan jama’ah akan semakin terawat,” ujar KH. Asep Saefullah dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, Mukercab II juga menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja sejak Mukercab I, sehingga organisasi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi umat.
“Kita melakukan evaluasi program kerja yang telah berjalan sejak Mukercab I, sekaligus menetapkan prioritas program ke depan agar lebih efektif, terarah, dan berdampak bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) menjadi fondasi utama dalam menjaga jati diri Nahdlatul Ulama di tengah dinamika zaman.
“Penguatan khidmah dan ideologi Aswaja menjadi prioritas agar NU tetap istiqamah dalam nilai-nilai perjuangannya dan mampu menjadi benteng umat,” tegasnya.
Selain itu, KH. Asep juga menekankan pentingnya soliditas organisasi dan kepemimpinan kolektif dalam menjalankan amanah jam’iyah.
“NU harus dibangun dengan soliditas dan kepemimpinan kolektif. Kita harus saling menguatkan, saling membantu, dan bersama-sama menjalankan amanah organisasi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan peran strategis Nahdlatul Ulama sebagai khadimul ummah atau pelayan umat, sekaligus mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.
“NU harus hadir sebagai pelayan umat dan menjadi mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, sejahtera, dan bermartabat,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, KH. Asep Saefullah mengajak seluruh pengurus untuk berkhidmat dengan penuh semangat dan keikhlasan demi kemajuan organisasi dan kemaslahatan umat.
“Mari kita berkhidmat dengan penuh semangat dan keikhlasan. NU adalah wadah pengabdian kita bersama untuk umat, bangsa, dan daerah,” pungkasnya.
Mukercab II PCNU Lebak diharapkan menjadi tonggak penguatan organisasi, mempererat kebersamaan Nahdliyyin, serta mempertegas peran Nahdlatul Ulama dalam merawat jama’ah dan mewujudkan Kabupaten Lebak yang bermartabat.

Sementara itu, Ketua Stering Commite (SC) Kegitan Silaturahim dan Mukercab II PCNU sekaligus Bendahara PCNU Kabupaten Lebak, H. Moch. Nabil Jaya Baya mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama, khususnya di Kabupaten Lebak, untuk terus menjaga semangat khidmat, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Nabil juga menekankan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat sebagai bagian dari proses menjadi pribadi dan pemimpin yang lebih baik.
“Manusia tidak boleh berhenti belajar. Dengan belajar, kita bisa terus memperbaiki diri dan memberikan kontribusi yang lebih besar,” ucapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Rois Syuriah PWNU Banten, KH. Satibi Hambali, Ketua Tanfidziyah PWNU Banten, KH. Hafis Gunawan, Rois Syuriah PCNU Lebak, KH. Pupu Mahpudin, Wakil Bupati Lebak, H. Amir Hamzah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, H. Dodi Irawan, Kepala Kantor Kemenag Lebak, H. Iwan Falahudin, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lebak, Hj. Halimatussa’diah, Ketua Baznas Lebak, KH. Wawan Gunawan, Kabag Kesra Setda Kabupaten Lebak, H. Iyan Fitriyana, Sehabudin, Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSP) Kabupaten Lebak, para pengurus dari unsur Mustasyar, Syuriah, A’wan, Tanfidziyah, Lembaga, Banom dan Ketua MWC NU Se-Kabupaten Lebak.



