Kalanganyar – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lebak akan menggelar Silaturahim dan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) II pada Minggu, 15 Februari 2026, bertempat di Gedung PCNU Lebak, Kalang Anyar. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan arah gerak jam’iyah ke depan.
Ketua Tanfidziyah PCNU Lebak, KH. Asep Saefullah, menegaskan bahwa agenda tersebut tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat soliditas Nahdliyyin di Kabupaten Lebak.
“Silaturahim dan Mukercab II ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, melakukan evaluasi kinerja sejak terbitnya SK kepengurusan, serta merumuskan rekomendasi strategis baik internal maupun eksternal,” ujar KH. Asep Saefullah, Sabtu (14/2/2026).
Lima Agenda Utama Mukercab II
Dalam forum tersebut, PCNU Lebak akan membahas sejumlah poin penting, di antaranya:
1. Silaturahim Nahdliyyin
2. Evaluasi kinerja dan kepengurusan sejak terbitnya SK
3. Penyusunan rekomendasi internal dan eksternal
4. Penguatan dan penegasan hasil Rapat Pleno
5. Penguatan kegiatan PCNU Lebak dengan prinsip sederhana namun berkelanjutan (ad dwam wal istimror).
Menurut KH. Asep, penguatan organisasi harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan agar kebermanfaatannya dirasakan luas oleh masyarakat.
“Kegiatan yang sudah kita rancang harus dipertajam melalui Raker, sehingga memiliki arah, target, dan keberlanjutan yang jelas,” tegasnya.
Penguatan Program Strategis PCNU Lebak
Mukercab II juga akan menegaskan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan secara rutin dan terukur, antara lain:
• Pengajian Jum’at Sore
• Kaderisasi PD-PKPNU setiap dua bulan
• Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) satu kali dalam setahun
• Turba atau kunjungan keliling MWC-NU setiap bulan
• Majelis Mudzakarah Ulama, Umara dan Masyarakat (MAJMU ULUM) setiap bulan
• Bahtsul Masail setiap dua bulan
• Penguatan infaq syahriyah pengurus sebesar Rp50.000 per bulan (hasil rapat pleno)
• Penetapan jadwal piket pengurus (setiap pengurus satu minggu sekali)
• Silaturahim keliling (Siling) dengan pemerintah dan tokoh masyarakat
KH. Asep menambahkan, penguatan infaq syahriyah dan penjadwalan piket pengurus merupakan bagian dari upaya membangun kedisiplinan dan kemandirian organisasi.
“Kita ingin PCNU Lebak semakin tertib, solid, dan istiqamah dalam khidmah. Prinsipnya sederhana, tetapi terus berjalan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui Silaturahim dan Mukercab II ini, PCNU Lebak berharap dapat memperkuat peran strategis NU dalam membina umat, memperkuat kaderisasi, serta bersinergi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Lebak.


