Sambut Harlah ke-100, Ketua PCNU Lebak Ajak Warga NU Kibarkan Bendera NU

Sambut Harlah ke-100, Ketua PCNU Lebak Ajak Warga NU Kibarkan Bendera NU

Rangkasbitung – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lebak mengajak seluruh warga Nahdliyin di Kabupaten Lebak untuk mengibarkan Bendera NU serta menghidupkan tradisi keagamaan lokal dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-100 Masehi Nahdlatul Ulama pada 31 Januari 2026.

Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Pemberitahuan dan Himbauan PCNU Kabupaten Lebak yang ditujukan kepada jajaran pengurus NU, lembaga, badan otonom, MWC NU, ranting NU, kader, hingga masyarakat NU se-Kabupaten Lebak.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Lebak, KH. Asep Saefullah, mengatakan bahwa peringatan satu abad NU menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keislaman yang berpijak pada tradisi dan budaya lokal masyarakat Lebak.

“NU tumbuh dan besar bersama budaya masyarakat. Karena itu, peringatan Harlah ke-100 NU kami dorong untuk diisi dengan kegiatan keagamaan yang hidup di tengah masyarakat, seperti tasyakuran, istighotsah, dan amaliyah Aswaja yang sudah mengakar di Lebak,” ujar KH. Asep Saefullah di Rangkasbitung, Selasa 27 Januari 2026.

Surat Edaran PCNU Lebak

Dalam himbauan tersebut, PCNU Lebak menginstruksikan pengibaran Bendera NU mulai 21 Januari hingga 5 Februari 2026 sebagai bentuk syiar dan penghormatan atas perjalanan panjang NU dalam menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah serta keutuhan bangsa.

Menurut KH. Asep, keterlibatan masyarakat dalam peringatan Harlah NU tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial di tingkat desa hingga kecamatan.

“Kegiatan keagamaan dan sosial yang digelar dengan kearifan lokal akan memperkuat ikatan warga NU, sekaligus menegaskan bahwa NU selalu hadir bersama masyarakat, dari pesantren hingga kampung-kampung,” tambahnya.

PCNU Kabupaten Lebak berharap, rangkaian peringatan Harlah ke-100 NU dapat berlangsung secara khidmat, sederhana, dan membumi, tanpa meninggalkan ciri khas budaya lokal Lebak yang religius dan gotong royong.

Melalui momentum satu abad NU, PCNU Lebak menegaskan komitmennya untuk terus menjaga Islam yang ramah, moderat, dan berakar kuat pada tradisi masyarakat, demi terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan berkeadaban.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *