PWNU Banten Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Penguatan Organisasi

PWNU Banten Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Penguatan Organisasi

Kalanganyar – Ketua Tanfidziyah PWNU Banten, KH. Hafis Gunawan, secara resmi membuka Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) II PCNU Kabupaten Lebak yang digelar di Kantor PCNU Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (15/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya kemandirian ekonomi organisasi sebagai fondasi utama untuk memperkuat program dan pelayanan kepada umat.

KH. Hafis Gunawan menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama, khususnya PCNU Lebak, harus mampu membangun kekuatan ekonomi secara mandiri dan tidak bergantung pada pihak lain. Kemandirian tersebut dinilai menjadi kunci keberlanjutan organisasi dalam menjalankan berbagai program dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

“Ke depan kita tidak boleh hanya bergantung pada pihak lain. PCNU harus mandiri secara ekonomi agar seluruh program organisasi dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” tegasnya di hadapan peserta Mukercab II PCNU Lebak.

Pada kesempatan tersebut, KH Hafis Gunawan menjelaskan, saa ini PWNU juga tengah membangun kemandirian ekonomi, salah satu program yang tengah berjalan adalah penguatan unit usaha berbasis jamaah, termasuk pembentukan Majelis/Badan usaha berbasis gerakan ekonomi (MBG), yang ditargetkan berkembang hingga sepuluh titik sebagai sumber pendapatan organisasi.

“Alhamdulillah, program ini sudah berjalan dan ditargetkan mencapai sepuluh titik. Ini sangat penting untuk menopang operasional organisasi, kegiatan dakwah, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, PWNU Banten juga mulai mengembangkan berbagai inisiatif ekonomi berbasis potensi lokal, seperti produksi air minum, pengembangan kopi UMKM, serta penguatan ekonomi pesantren. Program-program tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga Nahdliyin dan masyarakat luas.

Menurut KH. Hafis Gunawan, penguatan ekonomi organisasi merupakan bagian integral dari upaya memperkuat dakwah dan khidmat Nahdlatul Ulama kepada umat.

“Potensi ekonomi umat harus dikelola secara serius. Dengan kemandirian ekonomi, organisasi akan semakin kuat dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Mukercab II PCNU Lebak menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi program kerja sebelumnya sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan. Agenda ini mencakup penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas dakwah, pengembangan pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi umat.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya Ketua Tanfidziyah PWNU Banten secara resmi membuka Mukercab II PCNU Kabupaten Lebak, dengan harapan forum tersebut menghasilkan program-program yang progresif, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi serta kemaslahatan umat,” tutupnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *