Rangkasbitung — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lebak melakukan silaturahim sekaligus penjajakan kerja sama dengan Dinas Pendidikan serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi program keumatan, pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata melalui kerja sama yang akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU).
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Lebak, KH. Asep Saefullah, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum ta’aruf sekaligus awal kolaborasi antara PCNU dengan kedua dinas.
“Silaturahim ini bukan hanya sebatas pertemuan, tetapi juga ta’aruf antara PCNU dengan Dinas Pendidikan serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Kami melihat banyak program yang insya Allah bisa dikerjasamakan untuk kemaslahatan umat,” ujar KH. Asep Saefullah.
Di bidang pendidikan, PCNU bersama Dinas Pendidikan membahas sejumlah program, salah satunya distribusi kencleng infak yang akan mulai dijalankan pada bulan ini melalui lingkungan Dinas Pendidikan. Program tersebut selanjutnya akan disosialisasikan ke sekolah-sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan pada bulan berikutnya.
“Kencleng ini akan kami kemas dengan bahasa yang ramah anak agar mudah dipahami. Harapannya, sejak dini anak-anak sudah terbiasa dengan nilai kepedulian dan berbagi,” kata KH. Asep.
Selain itu, PCNU juga merencanakan pendirian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang mencakup Paket A, B, dan C bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan setara SD, SMP, maupun SMA. Di samping PKBM, PCNU Lebak juga mendorong pendirian lembaga pendidikan formal NU, khususnya pada jenjang SMP, sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan.
Untuk memastikan keberlanjutan program, seluruh bentuk kerja sama dengan Dinas Pendidikan akan dituangkan dalam MoU. Melalui skema tersebut, Dinas Pendidikan menyatakan kesiapan memfasilitasi berbagai kegiatan PCNU yang sejalan dengan tujuan pembangunan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, kerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata diarahkan pada penguatan kegiatan seni, budaya, dan keagamaan. Sejumlah agenda seperti pengajian rutin, pengelolaan masjid di kawasan wisata, hingga kegiatan keagamaan lainnya akan melibatkan PCNU secara aktif. Bahkan, pengajian dengan narasumber dari NU dijadwalkan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat di lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Salah satu fokus pembahasan adalah penyelenggaraan Hari Santri. Ke depan, rangkaian peringatan Hari Santri harus disiapkan dengan matang sehingga pelaksanaanya bisa berjalan lebih baik.
“Pelaksanaan Hari Santri harus dipersiapkan sejak jauh hari. Kami sepakat bahwa proposal kegiatan idealnya sudah disusun sejak bulan Juni atau Juli agar pelaksanaannya lebih maksimal,” tambah KH. Asep.
Selain dengan kedua dinas tersebut, PCNU Lebak juga membuka peluang sinergi dengan Dinas Pemberdayaan Pemerintahan Desa, khususnya untuk memperluas distribusi program kencleng hingga menjangkau desa-desa.
Secara keseluruhan, pertemuan ini menghasilkan kesepahaman awal antara PCNU Kabupaten Lebak dengan Dinas Pendidikan serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk membangun kerja sama berkelanjutan yang akan diperkuat melalui MoU, demi mendukung program pendidikan, keagamaan, kebudayaan, dan pemberdayaan masyarakat.



By Amin
Suatu gebrakan luar biasa untuk kemajuan NU dilebak