Menjaga Mata Agar Tercurah Ridho Sang Pecinta

Menjaga Mata Agar Tercurah Ridho Sang Pecinta

Oleh: dr. H. Agus Sunardi, Sp.PK

Ketua LKNU Kabupaten Lebak Banten Masa Khidmat 2024 – 2029

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang memiliki peran sangat vital dalam kehidupan manusia. Hampir seluruh aktivitas manusia bergantung pada fungsi penglihatan, mulai dari membaca, bekerja, belajar, hingga berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Keajaiban mata tidak hanya terletak pada kemampuannya melihat, tetapi juga pada kompleksitas struktur dan cara kerjanya yang sangat sempurna.

Namun demikian, di era modern seperti sekarang ini, kesehatan mata sering kali terabaikan. Penggunaan gadget yang berlebihan, paparan cahaya layar, kurangnya istirahat, serta pola hidup yang tidak sehat menjadi faktor utama menurunnya kualitas penglihatan manusia. Hal ini menjadikan pentingnya kesadaran untuk menjaga kesehatan mata sejak dini.

Di penelitian terbaru (Herlina, 2025) menemukan bahwa penggunaan gadget sangat tinggi di semua kelompok usia (anak, remaja, mahasiswa). Pada pelajar dan mahasiswa, penggunaan meningkat karena: Pembelajaran digital, media sosial & hiburan. Studi di mahasiswa (2025) menyebut penggunaan gadget berlebih sudah menjadi fenomena umum dan hampir tidak terpisahkan dari aktivitas harian dan ada hubungan signifikan antara penggunaan gadget dengan kesehatan mata.

Dalam perspektif kesehatan, menjaga mata berarti mencegah berbagai gangguan seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), mata kering, hingga penyakit serius seperti katarak dan glaukoma. Sementara dalam perspektif Islam, kesehatan merupakan bagian dari amanah yang diberikan oleh Allah SWT kepada manusia.

Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia memiliki pendekatan yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan. Oleh karena itu, pembahasan tentang kesehatan mata menjadi menarik jika ditinjau dari aspek kesehatan modern dan perspektif Islam ala Nahdlatul Ulama.

Mata merupakan organ yang sangat kompleks. Terdiri dari berbagai bagian seperti kornea, retina, lensa, dan saraf optik, mata mampu menangkap cahaya dan mengubahnya menjadi sinyal yang diproses oleh otak sehingga menghasilkan gambar. Keajaiban mata terlihat dari kemampuannya menyesuaikan cahaya, mengenali warna, serta memfokuskan objek dengan cepat.

Retina mata bahkan memiliki jutaan sel fotoreseptor yang bekerja tanpa henti untuk menangkap cahaya. Selain itu, mata juga memiliki mekanisme perlindungan alami seperti air mata yang berfungsi menjaga kelembaban dan membersihkan kotoran. Hal ini menunjukkan bahwa mata adalah salah satu ciptaan yang sangat sempurna.

Cara Menjaga Kesehatan Mata

Menjaga kesehatan mata sangat penting agar fungsi penglihatan tetap optimal. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain: Mengonsumsi makanan bergizi, terutama yang mengandung vitamin A seperti wortel, bayam, dan ikan, Mengurangi penggunaan gadget secara berlebihan, Menggunakan pencahayaan yang cukup saat membaca atau bekerja, Mengistirahatkan mata dengan metode 20-20-20, Menghindari menggosok mata secara berlebihan, Melakukan pemeriksaan mata secara rutin.

Jika kesehatan mata tidak dijaga, berbagai gangguan dapat muncul seperti mata minus, silinder, katarak, dan gangguan lainnya yang dapat menurunkan kualitas hidup.

Pandangan Islam tentang Menjaga Kesehatan Mata

 Dalam Islam, menjaga kesehatan merupakan bagian dari ibadah. Tubuh manusia adalah amanah dari Allah SWT yang harus dijaga dengan baik. Al-Qur’an menyebutkan bahwa Allah memberikan nikmat penglihatan agar manusia bersyukur. Dalam QS. An-Nahl ayat 78 dijelaskan bahwa manusia diberikan pendengaran, penglihatan, dan hati agar mereka bersyukur.

Selain itu, Islam juga mengajarkan konsep “menjaga pandangan” (ghaddul bashar), yaitu menundukkan pandangan dari hal-hal yang dilarang. Hal ini menunjukkan bahwa menjaga mata tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara moral dan spiritual.

Rasulullah SAW juga mencontohkan pola hidup sehat, yang mencakup menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh termasuk mata.

Perspektif Nahdlatul Ulama dalam Menjaga Kesehatan Mata

Nahdlatul Ulama memiliki prinsip moderat (tawassuth), seimbang (tawazun), dan toleran (tasamuh). Dalam konteks kesehatan, NU menekankan pentingnya menjaga jiwa (hifdzun nafs) sebagai bagian dari tujuan syariat (maqashid syariah).

Menjaga kesehatan mata termasuk dalam upaya menjaga jiwa, karena mata merupakan bagian penting dari kehidupan manusia. NU juga mendorong umat untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan modern sebagai bentuk ikhtiar dalam menjaga kesehatan. Dalam tradisi NU, menjaga kesehatan tidak hanya bersifat fisik tetapi juga spiritual dan sosial. Beberapa nilai yang ditekankan antara lain: Menggunakan mata untuk hal-hal yang bermanfaat, Menjaga pandangan dari hal yang merusak moral, Mensyukuri nikmat penglihatan dengan menjaganya, Mengikuti anjuran medis sebagai bentuk ikhtiar.

NU juga aktif dalam bidang kesehatan melalui berbagai lembaga dan layanan sosial, yang menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan umat. Mata merupakan organ yang sangat luar biasa dan memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Keajaiban mata terlihat dari struktur dan fungsinya yang kompleks.

Menjaga kesehatan mata sangat penting untuk mencegah berbagai gangguan penglihatan. Dari perspektif Islam, menjaga mata merupakan bentuk syukur atas nikmat Allah dan bagian dari ibadah. Sementara itu, dalam perspektif Nahdlatul Ulama, menjaga kesehatan mata termasuk dalam upaya menjaga jiwa dan amanah yang diberikan oleh Allah.

Dengan demikian, menjaga kesehatan mata harus dilakukan secara menyeluruh, baik dari aspek medis maupun spiritual. Menjaga mata ibarat menjaga permata yang sangat berharga. Mata bukan sekadar alat untuk melihat, tetapi juga jendela hati dan pintu masuk berbagai kebaikan maupun keburukan. Apa yang kita lihat akan memengaruhi pikiran, hati, dan pada akhirnya perilaku kita. Oleh karena itu, menjaga mata bukan hanya soal kesehatan fisik, tetapi juga tentang menjaga kebersihan jiwa.

Akhirnya, menjaga mata bak permata adalah upaya untuk meraih ridho Sang Pencipta. Ketika mata digunakan untuk melihat kebaikan, menjaga diri dari keburukan, dan selalu diarahkan pada hal-hal yang diridhai Allah, maka hidup akan menjadi lebih bermakna, penuh ketenangan, dan keberkahan.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *