Golongan Darah dengan Berbagai Faedah

Golongan Darah dengan Berbagai Faedah

Oleh: dr. H. Agus Sunardi, Sp.PK

Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna di antara makhluk lainnya. Kesempurnaan initerlihat dari berbagai sistem yang terdapat dalam tubuh manusiayang bekerja secara teratur dan saling melengkapi. Salah satusistem yang menunjukkan keajaiban ciptaan Allah adalah sistemgolongan darah.

Dalam ilmu kedokteran diketahui bahwa darah manusia memiliki berbagai golongan, seperti yang kita ketahui dan familiar saat ini adalah sistem golongan darah A, B, AB, dan O serta faktor Rhesus positif dan negatif. Bahkan para ilmuwan menemukan bahwa sistem golongan darah itu sangat banyak dan kompleks, hasil temuan terbaru menurut ISBT (International Society of Blood Transfusion) per November 2025 telah ditemukan sebanyak 48 sistem penggolongan darah di dunia dan 56 gen, 398 antigen serta 2001 allel. Setiap individu manusia dapat memiliki kombinasi yang berbeda sehingga jarang sekaliada dua manusia yang memiliki sistem golongan darah yang benar-benar sama.

Keberagaman ini menunjukkan bahwa tubuh manusia diciptakan dengan sistem yang sangat teliti dan penuh hikmah. Dalam pandangan Islam, fenomena seperti ini merupakan tanda kekuasaan Allah SWT yang patut dipelajari dan direnungkan. Tradisi keilmuan yang berkembang di kalangan ulama Nahdlatul Ulama mengajarkan bahwa ilmu pengetahuan modern dapat menjadi sarana untuk memahami kebesaran Allah melalui ciptaan-Nya.

Sistem Golongan Darah dalam Tubuh Manusia

Golongan darah adalah pengelompokan darah berdasarkanzat tertentu yang disebut antigen pada permukaan sel darahmerah. Sistem yang paling dikenal adalah sistem ABO yang membagi golongan darah menjadi empat kelompok utama, yaituA, B, AB, dan O. Selain itu terdapat pula sistem Rhesus yang membedakan darah menjadi Rhesus positif dan Rhesus negatif.

Dalam dunia kedokteran, perbedaan golongan darah ini sangat penting terutama dalam proses transfusi darah. Jika seseorang menerima darah yang tidak cocok dengan golongan darahnya, maka tubuh dapat menolak darah tersebut dan menimbulkan reaksi berbahaya.

Kerumitan sistem ini menunjukkan bahwa tubuh manusiabekerja dengan aturan yang sangat detail. Semua ini tidak mungkin terjadi secara kebetulan, tetapi merupakan bukti kebijaksanaan dan kekuasaan Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagiorang-orang yang yakin, dan juga pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?”(QS. Adz-Dzariyat: 20-21)

Ayat ini mengajarkan bahwa tubuh manusia sendiri merupakantanda kebesaran Allah yang harus dipelajari dan direnungkan.

Hikmah Keberagaman Golongan Darah

Menunjukkan Kesempurnaan Ciptaan Allah

Keragaman sistem golongan darah menunjukkan bahwaAllah menciptakan manusia dengan sangat teliti. Walaupun manusia terlihat hampir sama secara fisik, di dalam tubuhterdapat perbedaan yang sangat detail.

Hal ini mengingatkan manusia bahwa Allah adalah Maha Pencipta yang menciptakan segala sesuatu dengan ukuran dan ketentuan yang sempurna.

Allah SWT berfirman:

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentukyang sebaik-baiknya.”
(QS. At-Tin: 4)

Ayat ini menunjukkan bahwa tubuh manusia, termasuk sistem darahnya, merupakan bagian dari kesempurnaan ciptaan Allah.

Mengajarkan Pentingnya Tolong-Menolong

Keberadaan berbagai golongan darah juga mengajarkan manusia pentingnya saling membantu. Dalam kondisi tertentu seseorang membutuhkan transfusi darah untuk menyelamatkan nyawanya. Orang lain yang memiliki golongan darah yang sesuai dapat membantu dengan mendonorkan darahnya.

Hal ini sesuai dengan ajaran Islam yang menganjurkanumatnya untuk saling menolong dalam kebaikan.

Allah SWT berfirman:

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan takwa.”
(QS. Al-Maidah: 2)

Dalam tradisi sosial keagamaan yang diajarkan oleh ulama Nahdlatul Ulama, kegiatan donor darah sering dipandang sebagai bentuk amal kemanusiaan yang sangat dianjurkan karena dapat menyelamatkan kehidupan orang lain.

Mengajarkan Manusia tentang Keberagaman

Perbedaan golongan darah juga mengajarkan manusiabahwa Allah menciptakan dunia dengan penuh keberagaman. Tidak hanya dalam suku, bahasa, atau budaya, tetapi juga dalamsistem biologis tubuh manusia.

Allah SWT berfirman:

Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dariseorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu salingmengenal.” (QS. Al-Hujurat: 13)

Ayat ini mengajarkan bahwa perbedaan merupakan bagian darikehendak Allah dan harus disikapi dengan saling menghargai.

Mendorong Manusia untuk Mencari Ilmu

Sistem golongan darah yang kompleks mendorong manusia untuk terus mempelajari ilmu pengetahuan, khususnya ilmu kedokteran. Dengan memahami sistem tubuh manusia, para ilmuwan dapat menemukan cara pengobatan yang lebih baik dan menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Islam sangat mendorong umatnya untuk menuntut ilmu.

Rasulullah SAW bersabda:

Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim.”(HR. IbnuMajah)

Semangat mencari ilmu ini juga menjadi ciri khas tradisi keilmuan yang berkembang dalam lingkungan Nahdlatul Ulama, di mana ilmu agama dan ilmu pengetahuan modern dipelajari secara seimbang.

Mengingatkan Manusia untuk Bersyukur

Dengan memahami betapa rumit dan sempurnanya sistem tubuh manusia, seseorang akan semakin menyadari bahwa semua itu adalah nikmat dari Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

Sesungguhnya pada tubuhmu ada hak yang harus kamupenuhi.”(HR. Bukhari)

Hadis ini mengajarkan bahwa manusia harus menjaga kesehatan tubuhnya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas nikmat yang telah diberikan.

Sistem golongan darah yang kompleks dan berbeda pada setiap manusia merupakan salah satu bukti kebesaran dan kesempurnaan ciptaan Allah SWT. Perbedaan tersebut tidakhanya memiliki fungsi penting dalam ilmu kedokteran, tetapijuga mengandung berbagai hikmah bagi kehidupan manusia.

Dari sistem ini manusia dapat belajar tentang kebesaranAllah, pentingnya tolong-menolong, menghargai keberagaman, serta pentingnya menuntut ilmu pengetahuan. Semua pelajaranini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan keseimbanganantara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan.

Dalam perspektif Islam yang berkembang di lingkungan Nahdlatul Ulama, mempelajari ilmu tentang tubuh manusia merupakan bagian dari upaya memahami tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta. Dengan demikian, ilmu pengetahuan tidak hanya meningkatkan pemahaman manusia tentang dunia, tetapi juga memperkuat keimanan kepada Allah SWT.

*Penulis Adalah Ketua LKNU Kabupaten Lebak Masa Khidmat 2024 – 2029

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *